Lewati navigasi

Beberapa saat yang lalu saya mendengarkan beliau berbicara dalam acara kampanye di suatu tempat. Abu menceritakan mengenai alasan beliau ikut dalam perhelatan pilwakot di bandung, Ustd berbicarara panjang lebar bahwa sesunggungnya beliau tidak mau di calonkan menjadi cawawalkot di kota bandung ini, beliau sudah merasa cukup dengan kegiatan selama ini menjalankan rutinitasnya di Rumah Zakat, sampai sampai beliau mengajukan surat pengunduran diri kepada ketua dewan suro PKS namun KH Hilmi malah menyuruhnya untuk memberi surat itu kepada ketua DPD PKS Kota bandung Ust Haru Suhandaru tapi tidak diindahkanya, sampai akhirnya beliau di calonkan juga, dan beliau berkata bahwa cukup lama beliau harus mempertimbangkan dan merenung untuk mengihklasakan hati di calonkan menjadi cawawalkot untuk kota bandung.

Abu juga berbicara bahwa sesungguhnya orang Indonesia ini begitu lahir harus sudah kaya karena negeri yang tercinnta ini memiliki kekayaan yang sangat besar salah satunya kalau seluruh kebutuhan kayu dunia bisa di pasok hanya dengan satu pulau yaitu pulau kalimantan “ subhanalloh “ begitu kaya negri ini dan seharusnya bisa mamur. Abu juga bertutur bahwa apabila Indonesia akan menjadi salah satu negara ke 6 paling besar dalam ekonomi namun dengan satu syarat bahwa Indonesia harus memiliki pemimpin yang jujur .

Abu berpendapat menjadi pemimpin banyak yang bisa di perbuat tapi tidak banyak yang bisa dinikmati, karena kepemimpinan itu merupakan amanah yang sangat besar. Abu merasa prihatin dengan apa yang terjadi di kotabandung begitu banyak hal yang membuat masyarakat menjadi menderit, mulai dari Mal yang terus di bangun dan mematikan sector pasar tradisional sampai pada masah pasilitas umum yang seharusnya banyak di perhatikan oleh pemerintah kota bandung. Abu merasa heran dengan pemanfaatan APBD yang dimiliki kota bandung tidak begitu maksimal, padahal Ruah Zakat yang memiliki dana jauh lebih sedikit dari kota bandung sudah mampu memberikan pelayanan yang serba gratis kepada masyarakat.

Lalu ada seorang yang bertanya kepada beliau :

“abu apa yang harus kami do’a kan untuk abu?”

dengan sura berat sambil menangis abu berpesan kepada masyarakat supaya abu di do’a kan supaya lebih soleh, karena apa bila abu lebih soleh maka ketika jadi dan tidak pun dalam perhelatan ini akan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat banyak.

  1. Baarakallahu fiik Abu…… kalo hasil pilwlkot nanti kalah, mungkin atsar ini bisa qt renungkan….: Kamaa takuunuu yuwallaa ‘alaikum, jadi kl pemimpin qt mau yg soleh, bersih jujur…. berawal dari bagaimana mayoritas akhlak masyarakat itu sendiri….

  2. Syukron Akhi, moga aj kita bisa bersama-sama membangun negeri ini dengan kekuatan Allah. Karena setiap nafas yang kita miliki menjadi milik orang lain juga. Wass.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.